Inggris Resmi Gabung Pakta Perdagangan Trans-Pasifik

Minggu, 16/07/2023 14:23 WIB

London, Jurnas.com - Inggris secara resmi menandatangani perjanjian untuk bergabung dengan pakta perdagangan trans-Pasifik, sekaligus menjadi negara baru pertama yang ambil bagian sejak didirikan pada 2018.

Bergabungnya Inggris membuka jalan bagi anggota untuk mempertimbangkan penawaran dari sejumlah negara lain, termasuk dari China dan Taiwan.

Penandatanganan tersebut merupakan bagian dari rapat komisi Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) yang diselenggarakan di Selandia Baru.

Para menteri dari negara-negara anggota akan bertemu pada Minggu (16/8) untuk membahas berbagai topik, termasuk cara melanjutkan penawaran baru dan meninjau perjanjian itu sendiri.

Sekretaris Bisnis dan Perdagangan Inggris Kemi Badenoch mengatakan pada penandatanganan bahwa negaranya senang menjadi anggota baru pertama dari CPTPP.

"Ini adalah perjanjian yang modern dan ambisius dan keanggotaan kami dalam blok yang menarik, cemerlang, dan berwawasan ke depan ini adalah bukti bahwa pintu Inggris terbuka untuk bisnis," kata Badenoch dikutip dari Reuters.

CPTPP adalah pakta perdagangan penting yang disepakati pada tahun 2018 antara 11 negara termasuk Australia, Brunei, Kanada, Chili, Jepang, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Singapura, dan Vietnam.

Inggris akan menjadi anggota ke-12 dari pakta yang memotong hambatan perdagangan, karena ingin memperdalam hubungan di Pasifik setelah keluar dari Uni Eropa pada tahun 2020.

TERKINI
Ini 5 Waktu Terbaik untuk Berdoa di Hari Jumat Pakistan Ancam Perangi India jika Lanjutkan Proyek "Politisasi" Sungai 3 Pemain dengan Penampilan Terbanyak di Piala Dunia Andoni Iraola Resmi Jadi Pelatih Kepala Liverpool