Kamis, 13/07/2023 21:18 WIB
Amsterdam, Jurnas.com - Pemenang ajang Miss Belanda sekaligus perempuan trasgender pertama yang memenangkan ajang tersebut, Rikkie Valerie Kolle, menjadi sasaran ujaran kebencian di media sosial.
Transgender 22 tahun itu mengaku jadi bulan-bulanan warganet setelah memenangkan kompetisi itu pekan lalu. Namun, dia memilih memberikan atensi pada komentar baik alih-alih menghiraukan komentar buruk di media sosialnya.
"Saya pikir kami benar-benar menerima (hujatan) di Belanda, tetapi komentar kebencian menunjukkan sisi lain dari masyarakat kami. Saya harap itu menjadi peringatan," kata Kolle dikutip dari Reuters pada Kamis (13/7).
"Untuk saat ini, saya sepenuhnya mengabaikannya. Saya fokus pada hal-hal baik yang akan datang," sambung dia.
Tanda Tubuhmu Perlu Detoks Media Sosial, Baik untuk Mental
PM Inggris Desak Instagram dan TikTok Hapus Fitur Scroll Tak Terbatas
20 Ucapan HUT TNI AU, Cocok Dibagikan di Media Sosial
Menurut Kolle, berbagai komentar miring yang dialamatkan kepadanya di dunia maya tidak beralasan. Padahal, tidak ada yang salah dengan keputusannya menjadi dirinya sendiri dengan menjadi seorang transgender.
"Saya hanya ingin menunjukkan kepada dunia, Rikkie dan tentu saja kisah trans saya, dan dikritik karena itu sungguh menyedihkan," ujar dia.
Kolle selanjutnya akan berpartisipasi dalam kontes Miss Universe. Jika berhasil menang, maka dia akan menjadi perempuan trangender pertama yang menjuarai ajang prestisius tersebut.