Pimpinan MPR Minta Kemenag Layangkan Protes dan Gugatan ke Mashariq

Senin, 10/07/2023 17:07 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto meminta Kementerian Agama (Kemenag) melayangkan protes ke Mashariq, melalui Pemerintah Arab Saudi terkait pelayanan pada musim haji 2023.

"Kami minta Kemenag untuk melakukan protes resmi dan mengajukan gugatan resmi kepada Mashariq. Karena wewenang penuh ada di perusahaan yang ditunjuk oleh Saudi Arabia," katanya di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (10/7).

Mashariq merupakan kependekan dari Motawif Pilgrims for Southeast Asian Countries Co. Mashariq merupakan perusahaan yang menyediakan layanan haji lengkap bagi ratusan ribu jemaah dari Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, Thailand, dan Filipina selama musim haji 2023.

"Betul memang Kemenag sebagai penanggung jawab dari jamaah haji Indonesia, tapi yang kami ketahui, bahwa pengadaan makanan, tenda, bus, itu mutlak dan hak penuh dari perusahaan Saudi Arabia. Oleh karena itu, supaya ini tidak terulang kembali, kami meminta ada protes resmi atau semacam koreksi keras kepada pemerintah Saudi," tegas Yandri.

Politikus PAN ini juga menyayangkan beberapa persoalan serius saat pelaksanaan ibadah haji tahun 2023, terutama di puncak musim haji di Arafah, Musdalifah, Mina (Aromusna).

"Tragedi Musdalifah, baru ini yang terbesar," ujarnya.

Menurut dia, Menteri Agama secara spontan sudah melakukan protes itu ketika masih memakai pakaian ihram. Tetapi, menurut dia, agar lebih resmi, dapat digugat kepada perusahaan yang dianggap tidak bertanggung jawab.

"Kami juga berterima kasih kepada Kementerian Haji Saudi yang sudah merespons itu dengan baik, dengan langsung meminta maaf atas ketidakbecusan dari pengelolaan di Arafah, Musdalifah, dan Mina," katanya.

Permintaan maaf itu menurut Yandri, sebagai landasan kuat jika secara sadar, pemerintah Saudi mengakui ada hal yang tidak benar dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

"Supaya tidak terulang kembali, kami minta agar Pemerintah Saudi Arabia mengevaluasi penuh terhadap para pihak yang bertanggung jawab di aromusna," tandasnya.

TERKINI
Mengenal Sisi Unik dari Lucid Dream yang Jarang Diketahui Kemendikdasmen Tekankan Sekolah Mesti Jadi Ruang Aman dan Nyaman Lebanon Upayakan Gencatan Senjata Permanen dengan Israel Ilmuwan Temukan Tanaman Terus Naik ke Puncak Himalaya, Ini Penyebabnya