Senin, 10/07/2023 00:13 WIB
Moskow, Jurnas.com - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova meminta para pemimpin aliansi pertahanan NATO, membahas pembangkit nuklir Ukraina dalam pertemuan puncak yang bakal digelar pekan depan.
Para pemimpin NATO akan bertemu di Vilnius pada 11-12 Juli untuk membahas berbagai macam topik, di antaranya tawaran keanggotaan Ukraina, aksesi Swedia, peningkatan stok amunisi, hingga tinjauan rencana pertahanan.
Menurut Zakharova, Ukraina menyebabkan kerusakan sistematis pada pembangkit nuklir Zaporizhzhia. Karena itu, perhatian utama KTT NATO harus dicurahkan pada persoalan tersebut.
"Bagaimanapun, sebagian besar anggota aliansi akan berada di zona dampak langsung (jika sesuatu terjadi di pabrik)," kata Zakharova dikutip dari Reuters pada Minggu (9/7).
Turki Desak Sekutu NATO Minta Maaf ke Trump di KTT Ankara
Inggris Rayu Ukraina Amankan Selat Hormuz dari Iran
Eropa Kekurangan Mesin Jet untuk Sokong Program Drone Ukraina
Diketahui, Vilnius berjarak sekitar 1.000 kiloemeter dari pembangkit nuklir Zaphorizhzhia, yang berstatus sebagai pembangkit nuklir terbesar di Eropa.
Baik Rusia dan Ukraina saling menuduh merencanakan untuk menyerang pabrik, yang terletak di wilayah yang dikuasai Rusia di wilayah Zaporizhzhia Ukraina, dekat garis depan konflik Rusia dengan Ukraina.
Keyword : Rusia Ukraina NATO Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia