Presiden Zelenskyy dan Erdogan Bahas Kesepakatan Biji-bijian

Jum'at, 07/07/2023 19:46 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Ukraina dan Turkiye akan membahas pada Jumat (7/7) potensi perpanjangan kesepakatan biji-bijian Laut Hitam dan kemungkinan pertukaran tahanan antara Moskow dan Kyiv.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy akan bertemu dengan pemimpin Turkiye, Tayyip Erdogan di Istanbul setelah kunjungan ke Bulgaria dan Republik Ceko.

Perjalan itu bagian dari tur ke beberapa ibu kota NATO yang bertujuan untuk mendorong mereka mengambil langkah konkret pada pertemuan puncak minggu depan untuk memberikan Kyiv keanggotaan aliansi tersebut.

Elemen kunci dari pembicaraan Zelenskyy di Istanbul akan menjadi nasib sebuah kesepakatan, yang ditengahi tahun lalu oleh Turkiye dan PBB, untuk memungkinkan ekspor biji-bijian yang aman dari pelabuhan Ukraina melalui Laut Hitam meskipun perang berkecamuk di seluruh Ukraina.

Rusia, yang marah dengan aspek implementasi kesepakatan biji-bijian, telah mengancam untuk tidak mengizinkan perpanjangan lebih lanjut setelah 17 Juli.

Selain kesepakatan biji-bijian dan kemungkinan pertukaran tahanan, Erdogan dan Zelenskyy juga akan membahas upaya untuk mengakhiri perang di Ukraina, kata pejabat senior Turki itu.

Turkiye, seorang anggota NATO, telah berhasil mempertahankan hubungan baik dengan Rusia dan Ukraina selama 16 bulan terakhir perang dan tahun lalu membantu menengahi pertukaran tahanan.

Turkiye tidak bergabung dengan sekutu Baratnya dalam menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia, tetapi juga memasok senjata ke Ukraina dan menyerukan agar kedaulatannya dihormati.

Erdogan dan Zelenskyy dijadwalkan mengadakan konferensi pers pada pukul 6 sore GMT pada hari Jumat.

Pejabat Turki mengatakan Erdogan mungkin melakukan panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin setelah pembicaraannya dengan Zelenskyy.

Seorang Menteri Turkiye juga dapat mengunjungi Moskow untuk diskusi lebih lanjut, tambah pejabat itu.

Sumber: Reuters

TERKINI
Besok 1 Juni, 34.853 Haji Indonesia Kembali ke Tanah Air Israel Caplok Situs Budaya Kastel Beaufort di Lebanon Selatan IRGC Sebut Tembak Jatuh Drone AS yang Melintasi Perairan Iran Berkaca dari Perang Irak, Trump Sebut AS Tak akan Ganggu Militer Iran