Boyong Super Hercules, Pengamat Nilai Diplomasi Pertahanan Prabowo Sukses

Kamis, 06/07/2023 20:17 WIB

Jakarta, Jurnas.com - TNI AU kembali kedatangan pesawat Super Hercules C-130J. Ini adalah unit kedua dari lima pesawat yang diboyong oleh Indonesia.

Pesawat asal Amerika Serikat (AS) yang akan memperkuat postur pertahanan udara Indonesia tersebut rencananya akan sepenuhnya tiba pada Januari 2024.

Akuisisi alutsista dari AS yang dilakukan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memiliki tantangan tersendiri. Negara itu diketahii mempunyai regulasi yang ketat terkait penjualan alutsista.

Pengamat pertahanan, Piebo Dimas Perdana mengatakan AS dalam hal ini memiliki aturan tersendiri seperti FMS, DCS, hingga ITAR. Keseluruhannya adalah proses yang rumit, panjang, dan membutuhkan memampuan lobi mumpuni.

“Hal ini membuat setiap upaya mempercepat pengadaan menjadi prestasi lebih, karena menunjukkan kemampuan diplomasi pertahanan Pak Prabowo,” kata Piebo.

Ia melanjutkan berkat diplomasi tersebut, Indonesia berhasil meyakinkan AS untuk menjual alutsistanya kepada negara ini.

“Kemampuan diplomasi pertahanan menjadi salah satu faktor utama untuk mendukung pemenuhan target modernisasi TNI dalam program MEF 2024,” tutup Piebo.

TERKINI
Mengenal Sisi Unik dari Lucid Dream yang Jarang Diketahui Kemendikdasmen Tekankan Sekolah Mesti Jadi Ruang Aman dan Nyaman Lebanon Upayakan Gencatan Senjata Permanen dengan Israel Ilmuwan Temukan Tanaman Terus Naik ke Puncak Himalaya, Ini Penyebabnya