Rabu, 05/07/2023 18:22 WIB
Washington, Jurnas.com - Penemuan serbuk putih selama pembersihan rutin Gedung Putih pada akhir pekan lalu, dinyatakan sebagai heroin oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Layanan Darurat Washington, Amerika Serikat (AS).
Menurut sumber anonim yang dikutip Reuters pada Rabu (5/7), bubuk heroin tersebut ditemukan di Sayap Barat, yang berdekatan dengan rumah dinas Presiden Joe Biden, Kantor Oval, ruang kabinet, area pers, dan ruang kerja staf presiden.
Belum diketahui pemilik narkotika tersebut. Pasalnya, ratusan orang bekerja dan datang melalui Sayap Barat setiap harinya.
Dinas Rahasia AS pada Selasa lalu mengungkapkan bahwa petugas kebersihan menemukan barang tidak dikenal di ruang kerja Sayap Barat, yang menyebabkan penutupan sementara kompleks Gedung Putih.
Iran Ancam Balasan Lebih Berat Jika AS Kembali Menyerang
Iran Pastikan Serangan AS Tak Hentikan Produksi Minyak di Pulau Kharg
Iran Klaim Hantam 2 Pangkalan Udara AS di Yordania dengan Rudal Balistik
"Pada Minggu malam, kompleks Gedung Putih ditutup untuk berjaga-jaga karena petugas dari Divisi Seragam Dinas Rahasia menyelidiki barang tak dikenal yang ditemukan di dalam area kerja," terang lembaga itu.
Adapun sumber kedua yang mengetahui masalah itu mengungkapkan, bubuk putih ditemukan selama pembersihan rutin Dinas Rahasia di kawasan tersebut. Bubuk itu selanjutnya diidentifikasi sebagai heroin.
"Departemen Pemadam Kebakaran DC dipanggil untuk mengevaluasi dan dengan cepat menentukan bahwa barang itu tidak berbahaya," ungkap juru bicara Dinas Rahasia AS. Saat ini sedang dilakukan investigasi mengenai masuknya barang itu ke Gedung Putih.
Keyword : Heroin Gedung Putih Bubuk Putih Amerika Serikat