Selasa, 04/07/2023 15:02 WIB
Moskow, Jurnas.com - Rusia melaporkan bahwa Ukraina setidaknya sudah menyerang Moskow, ibu kota Rusia, sebanyak lima kali dengan pesawat tanpa awak (drone). Namun, semuanya gagal karena ditembak jatuh atau macet.
Dikutip dari Reuters pada Selasa (4/7), akibat serangan drone tersebut, salah satu bandara di ibu kota Rusia harus mengubah rute penerbangan selama beberapa jam, demi tujuan keamanan.
Empat drone Ukraina ditembak jatuh oleh pertahanan udara Moskow. Sedangkan drone kelima macet lalu jatuh ke distrik Odintsovo di wilayah Moskow, menurut keterangan Kementerian Pertahanan Rusia.
Kantor berita Rusia juga melaporkan bahwa dua drone dicegat di dekat sebuah desa yang berjarak 30 kilometer dari Kremlin. Satu drone lainnya terdeteksi di wilayah tetangga Kaluga.
Zelensky Geram Trump Longgarkan Sanksi Minyak Rusia
Drone Ukraina Hantam Tiga Kapal Perang Rusia di Krime
Perkuat Pertahanan, Australia Siapkan Rp60 Triliun untuk Belanja Drone
"Satu drone ditembak jatuh di daerah kota Kubinka, sekitar 63 km (40 mil) barat Moskow," demikian laporan outlet RIA. Pangkalan udara Rusia diketahui berada di dekat Kubinka.
Pasca serangan tersebut, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan Rusia mengecam dan menyebut tindakan itu sebagai terorisme.
"Upaya rezim Kyiv untuk menyerang daerah di mana infrastruktur sipil berada, termasuk bandara, yang kebetulan juga menerima penerbangan asing, adalah aksi terorisme lainnya," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri, Maria Zakharova sebelumnya.
"Masyarakat internasional harus menyadari bahwa Amerika Serikat, Inggris, Prancis mendanai rezim teroris," imbuh dia.