Jum'at, 16/06/2023 08:01 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Buang air kecil merupakan aktivitas yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Sayangnya, kebanyakan orang melakukannya dengan cara yang kurang sehat.
Pakar urologi asal Rumah Sakit Alexandra di Cheshire, dr. Gerald Collins, menyarankan laki-laki supaya buang air kecil dengan cara duduk, alih-alih berdiri sebagaimana yang disukai selama ini.
Alasannya, dikutip dari Daily Star pada Jumat (16/6), kencing duduk lebih higienis dan lebih baik untuk kesehatan kandung kemih, daripada kencing berdiri. Selain itu, kencing duduk merupakan cara paling efisien mengeluarkan residu di tubuh.
Dengan duduk, lanjut Collins, maka akan membuat otot panggul dan tulang belakang benar-benar rileks, yang selanjutnya lebih memudahkan untuk bergerak. Hal ini bermanfaat untuk laki-laki yang berusia lebih tua.
Krisis Kesehatan di Gaza Kian Parah, Ribuan Pasien Terancam
Rutin Bersepeda Bisa Kurangi Risiko Kanker dan Stroke, Benarkah?
Bolehkah Kentang Dimakan Setiap Hari?
Sebelumnya, dalam sebuah survei yang dilakukan Collins terhadap lebih dari 7.000 pria di 13 negara, mayoritas laki-laki lebih suka kencing berdiri. Di Australia, 25 persen lelaki Australia kencing duduk.
Negara dengan jumlah laki-laki melakukan kencing duduk ialah Jerman yang mencapai 40 persen. Sebaliknya, hanya 5 persen laki-laki di Singapura yang menyukai cara buang kecil seperti ini.
Keyword : Kencing Duduk Buang Air Kecil Kesehatan