Selasa, 13/06/2023 11:28 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mendukung keputusan Presiden Joko Widodo atau Jokowi melarang ekspor bauksit per 10 Juni 2023.
Pria yang akrab disapa Gus Imin ini menyatakan, larangan ekspor bauksit adalah strategi pemerintah untuk mengoptimalkan hilirisasi industri mineral di Indonesia.
“Ya saya kira ini (larangan ekspor bauksit) keputusan yang bagus. Bagaimanapun pemerintah di bawah kepemimpinan pak Jokowi ini ingin mewujudkan hiliralisasi, dan larangan ekspor bauksit ini wujud konkritnya,” kata Gus Imin di Jakarta, Selasa (13/6/2023).
Di saat bersamaan, Gus Imin mendorong pemerintah untuk segera mencari solusi atas lambannya pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian mineral atau smelter.
Menko PM Ajak Alumni UT Ikut Songsong Hilirisasi dan Tanggulangi Kemiskinan
KPK Selidiki Suap Izin Tambang Malut, Haji Romo Berpeluang Dipanggil
Prabowo Dijadwalkan Terima SBY dan Jokowi di Istana Sore Ini
“Pemerintah saya harap bisa duduk bersama pengusaha khusus membahas masalah smelter. Apakah perlu relaksasi pendanaan misalnya ini harus dibicarakan. Memang kita tahu biaya membangun smelter ini begitu mahal,” tutur Gus Imin.
Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra ini pun mendorong seluruh pengusaha untuk bersama-sama komitmen mewujudkan hilirisasi industri di Indonesia. Sebab hilirisasi adalah kunci kemajuan ekonomi nasional.
“Memang tantangan kita ini adalah soal komitmen bersama. Nah ini PR besar yang harus dibangun kuat. Kalau semua sudah satu frame, saya yakin Indonesia bisa lebih cepat maju, apalagi hilirisasi ini terbukti menjadi prime mover perekonomian nasional,” tukas Gus Imin.
Sebelumnya Presiden Jokowi meluapkan kemarahannya terkait dengan ekspor mineral mentah. Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia sudah ratusan tahun melakukan ekspor barang mentah tersebut.
Bagi Jokowi, kegiatan ekspor mineral mentah yang terjadi selama ini sangat menguntungkan negara lain. Pasalnya, negara tersebut dapat mengolah bahan mentah dan membuka lapangan pekerjaan untuk banyak orang. Sementara di Indonesia sendiri masih terbuai dengan ekspor mineral mentah sehingga nilai tambah yang diperoleh sangat minim.
Maka dari itu, untuk mendapatkan keuntungan sendiri, pemerintah tegas akan melarang kegiatan ekspor mineral mentah baik dari secara bertahap dimulai dari nikel dan bauksit. Selanjutnya ia juga dikabarkan akan melarang ekspor tembaga serta timah.
Keyword : Gus MuhaiminJoko WidodoHilirisasiMineral