Selasa, 06/06/2023 20:52 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Jens Stoltenberg mengatakan, Rusia tidak memiliki hak veto atas keanggotaan Ukraina untuk bergabung dengan bloknya.
"Semua sekutu setuju bahwa pintu NATO tetap terbuka, bahwa Ukraina akan menjadi anggota aliansi dan Rusia tidak memiliki hak veto," kata Stoltenberg, seperti dikutip dari AFP.
Kepala NATO berada di ibu kota Slovakia, Bratislava, untuk melakukan pembicaraan dengan presiden sayap timur aliansi, yang disebut kelompok Bucharest Nine.
Invasi Rusia ke Ukraina pada Februari tahun lalu telah menggembleng NATO, yang dibentuk hampir 75 tahun lalu untuk menghadapi Uni Soviet.
NATO Ungkap 5.000 Penerbangan Militer AS Sokong Operasi Lawan Iran
Maresca Buktikan Renato Veiga Layak Jadi Target Prioritas City
Senator AS Tuntut Pembebasan Warga AS yang Ditawan Tentara Israel
Pembicaraan Bratislava dilakukan menjelang KTT NATO bulan depan di Vilnius, di mana Stoltenberg mengatakan aliansi itu akan mengambil keputusan sangat signifikan.
"Kami akan memperkuat dukungan kami untuk Ukraina dengan paket bantuan multi-tahun untuk membantu mereka beralih dari standar era Soviet ke NATO, dan membawa Ukraina lebih dekat ke NATO," katanya.
"Kita juga harus menyepakati komitmen yang lebih kuat untuk meningkatkan investasi pertahanan, minimal dua persen dari PDB," tambahnya.
Stoltenberg juga mengatakan dia bekerja keras untuk memastikan bahwa kami segera menyambut Swedia sebagai anggota penuh aliansi ini.
Swedia dan Finlandia membatalkan non-blok militer selama beberapa dekade dan mendaftar untuk bergabung dengan aliansi setelah invasi Rusia ke Ukraina. Finlandia secara resmi bergabung dengan NATO pada bulan April.
Keyword : NATOJens StoltenbergPerang Rusia Ukraina