Senin, 05/06/2023 21:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Partai Gerindra memastikan tingginya elektabilitas Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) di Pemilu 2024 mendatang disebabkan karena banyak faktor.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, endorse Presiden Joko Widodo bukan satu-satunya penyebab elektabilitas Menteri Pertahanan itu tinggi.
"Bukan satu-satunya faktor itu (endorse Jokowi). Tapi sekarang ini keduanya (Jokowi-Prabowo) saling berdekatan saling bekerjasama maka kemudian ada kesan endorsement dukungan, itu yang kemudian menimbulkan rakyat itu sesungguhnya menyenangi," kata Muzani di Kantor DPP PAN, Jalan Buncit Raya, Jakarta Selatan, Senin (5/6).
Anggota Komisi I DPR RI ini menegaskan, elektabilitas tinggi dari Prabowo juga lantaran dukungan dari internal partai Gerindra yang sangat solid. Sejak 2020, Gerindra sudah mengaungkan jika Prabowo akan menjadi calon presiden dari Partai Gerindra.
Rapat dengan BKD Batal, Pembahasan RUU Pemilu Tertunda
Baleg DPR Setujui Pembentukan BSDI dalam RUU Satu Data Indonesia
Kemenhut Diminta Turun Tangan Atasi Penambangan Liar di Banten
"Pak Prabowo itu adalah calon presiden yang sudah lama kita gaungkan, saya menggaungkan Pak Prabowo calon presiden tahun 2020 ketika beliau awal-awal menjadi Menteri Pertahanan. Dan Pak Prabowo sebagai calon presiden itu supportingnya dari internal partai dari survei manapun sangat tinggi, sekitar 80% pemilih Gerindra itu memilih Pak Prabowo," ucapnya.
Sedangkan terkait cawapres, Muzani berujar, partainya akan mempertimbangkan semua tokoh dan putra putri terbaik bangsa. Tetapi yang terpenting, dapat bekerjasama melanjutkan program-program Presiden Jokowi.
"Calon wakil presiden adalah orang yang bisa bekerja sama dengan Prabowo dalam hal melanjutkan legasi kepemimpinan Pak Jokowi, pemerintahan maupun pembangunan lainnya. Sehingga visi ini kalau bisa dipahami sebagai visi bersama saya kira itu bisa saja," kata Muzani.