Minggu, 04/06/2023 06:34 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Sebuah ledakan di dekat kota Dnipro, Ukraina tengah menghantam sebuah rumah berlantai dua pada Sabtu (3/6). Akibat insiden ini, 13 orang terluka dan sejumlah penghuni lainnya terjebak di bawah reruntuhan.
Kepala Daerah, Serhiy Lysak mengatakan di akun Telegramnya bahwa tiga anak termasuk di antara yang terluka. Saat ini, layanan darurat berada di tempat kejadian di sebuah kota di utara Dnipro dan telah menarik satu orang keluar dari bawah reruntuhan.
Laporan di media sosial mengatakan rudal Rusia menyebabkan ledakan tersebut dan gedung layanan darurat juga dihantam di kota yang dikenal sebagai komunitas Pidhorodnenska.
Namun, belum ada konfirmasi dari pejabat militer Ukraina.
Iran dan Israel Kembali Saling Serang, Sistem Pertahanan Diaktifkan
Bahrain dan Kuwait Intersepsi Rudal Serangan Militer Iran
Satu Orang Dilaporkan Tewas dalam Serangan Rudal Iran ke Kuwait
Presiden Volodymyr Zelenskyy, juga menulis di Telegram, mengatakan pemogokan terjadi di antara dua tempat tinggal. "Sayangnya, ada orang di bawah reruntuhan," tulis Zelenskyy. "Sekali lagi, Rusia membuktikan bahwa itu adalah negara teroris."
Moskow membantah pasukan militernya menargetkan warga sipil.
Gambar yang diunggah di media sosial menunjukkan tim penyelamat bekerja di gedung yang hancur dan membara di tengah tumpukan bahan bangunan yang bengkok.
Sumber: Reuters