Komentar ke Vinicius Banjir Kecaman, Tebas Minta Maaf

Kamis, 25/05/2023 06:42 WIB

Madrid, Jurnas.com - Presiden La Liga, Javier Tebas, akhirnya meminta maaf mengenai tanggapannya terhadapnya kasus rasisme yang menimpa penyerang Real Madrid, Vinicius Junior.

Dalam wawancaranya dengan ESPN Brasil yang dikutip Goal pada Kamis (25/5), Tebas mengakui bahwa dia tidak bermaksud menyerang Vinicius.

"Saya tidak ingin menyerang Vinicius, tapi jika kebanyakan orang memahaminya seperti itu, saya perlu minta maaf," kata Tebas.

"Bukan maksud saya, saya mengekspresikan diri dengan buruk pada saat yang buruk," sambung dia.

Sebelumnya, komentar Tebas mendapatkan kritik keras di Brasil. Presiden Brasil beserta sejumlah pesepak bola Negeri Samba menyuarakan dukungan terhadap Vinicius, dan melontarkan kecaman kepada Tebas.

Sayangnya, permintaan maaf tersebut masih kurang meyakinkan. Sebab, dia malah menyalahkan tim komunikasinya alih-alih merasa bertanggung jawab penuh atas kasus rasisme di La Liga.

"Inilah masalah yang selalu saya katakan kepada tim (komunikasi) saya. Ketika banyak orang memahami pesan dalam sebuah ya, mereka benar. Jadi, saya harus bertobat," kata dia.

La Liga mengambil tindakan terhadap Valencia atas kasus pelecehan rasisme Vinicius oleh suporter. Klub tersebut dijatuhi sanksi denda, dan penutupan sejumlah area tribun selama lima pertandingan.

TERKINI
Putusan MK soal Kuota Caleg Perempuan Akan Masuk Revisi UU Pemilu Pimpinan DPR Dukung Perpanjangan Usia Pensiun Anggota Polri Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan Perkuat Politik Afirmatif KKJ Nilai Gugatan ke 25 Media di Sumsel Ancam Kemerdekaan Pers-Demokrasi