Senin, 22/05/2023 12:50 WIB
Madrid, Jurnas.com - Valencia meluncurkan penyelidikan terhadap dugaan pelecehan yang dialami penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, ketika kedua tim bertemu di Mestalla pada Senin (22/5) dini hari.
Dalam pertandingan yang berakhir 1-0 untuk tim tuan rumah, pertandingan sempat terhenti selama sekitar 10 menit pada babak kedua, setelah Vinicius mengalami pelecehan rasis dari bangku penonton.
"Valencia mengambil tindakan setelah Vinicius menjadi korban rasisme di Estadio de Mestalla, dan telah memulai penyelidikan resmi atas insiden tersebut," demikian keterangan resmi klub dikutip dari Goal.
"Klub juga secara terbuka mengutuk penghinaan dan serangan dari segala jenis dalam sepak bola," imbuhnya.
Rasis ke Timnas Prancis, Mantan PM Spanyol Tuai Kritik
Bos Dortmund: Erling Haaland Cinta Real Madrid
MU Incar Tchouameni, Madrid Pasang Harga Rp2,1 Triliun
Wasit Ricardo De Burgos yang memimpin pertandingan, menghentikan permainan pada menit ke-73. Setelah diskusi panjang dengan Vinicius dan manajer Real Madrid Carlo Ancelotti, pertandingan dilanjutkan hingga usai.
Dalam wawancara pascapertandingan, Ancelotti menyebut La Liga memiliki masalah rasisme, dan menuntut agar penyelenggara kompetisi mengambil tindakan atas serangan terhadap pemain sayap bintangnya.
Diketahui, ini bukan pertama kalinya Vinicius menjadi korban rasisme. Tercatat, delapan kali pemain asal Brasil itu mengeluhkan pelecehan rasis musim ini.
Keyword : Vinicius Junior Valencia Rasisme Real Madrid La Liga