Selasa, 16/05/2023 13:37 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Partai Golkar dipastikan tidak akan mencampuri keputusan Dedi Mulyadi hengkang ke partai politik (parpol) lain. Dedi dikabarkan mundur sebagai calon legislatif (caleg) Golkar dan mendaftar melalui Partai Gerindra.
"Jadi tentu kita kembalikan semua kepada Pak Dedi sendiri, nanti mau majunya apakah dari Partai Golkar atau partai yang lain," kata Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa, 16 Mei 2023.
Ace juga mengaku belum menerima penjelasan langsung dari Dedi terkait keputusannya keluar dari Golkar. "Sejauh ini saya belum ada komunikasi dengan Pak Dedi," kata Ace.
Di sisi lain, Ace belum bisa memastikan surat pengunduran diri mantan Bupati Purwakarta itu sudah sampai ke DPP Golkar. Apalagi, informasi yang diterima Ace, Dedi masih terdaftar sebagai caleg Golkar.
Fraksi NasDem Bangun Gerakan Literasi di Lapas Lewat Donasi Ribuan Buku
Anggota DPR: Korupsi Izin Tinggal Orang Asing Ancam Kedaulatan Negara
Komisi III DPR Serap Aspirasi Aktivis untuk Sempurnakan RUU Polri
"Saya harus cek terkait dengan hal itu, info yang saya dapat bahwa beliau masih didaftarkan dari Partai Golkar sebagai calon anggota legislatif," kata Ace.
Ace mendorong agar Ketua Umum Airlangga Hartarto segera memanggil Dedi. Pemanggilan untuk meminta klarifikasi terkait kabar pengunduruan Dedi.
"Iya, seharusnya Pak Ketum ada rencana untuk memanggil Pak Dedi terlebih dahulu terkait alasan beliau mengundurkan diri sebagai kader Partai Golkar," tegas dia.
Keyword : Warta DPR Golkar Ace Hasan Syadzily Dedi Mulyadi Gerindra