Selasa, 02/05/2023 11:31 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic kemungkinan bisa berkompetisi di Amerika Serikat (AS) Terbuka tahun ini setelah pemerintah AS mengatakan pada Senin akan mengakhiri persyaratan vaksinasi COVID-19 untuk pelancong internasional pada 11 Mei.
Djokovic, salah satu atlet paling terkenal yang tidak divaksinasi COVID-19, melewatkan AS Terbuka pada 2022 lantaran tersandung status vaksinnya.
Petenis Serbia berusia 35 tahun tidak dapat memasuki negara itu tahun ini setelah gagal mengajukan izin khusus kepada pemerintah AS untuk bermain di Indian Wells dan Miami.
Djokovic melewatkan Australia Terbuka tahun lalu dan dideportasi dari negara itu karena status vaksinnya dan mengatakan dia akan melewatkan Grand Slam daripada mendapatkan suntikan COVID.
Menko PM: Pendidikan Pemutus Rantai Kemiskinan Paling Utama
UT Targetkan Sumbang 8 Persen APK Perguruan Tinggi pada 2045
Hasil TKA Tak Jadi Syarat Mutlak Masuk UT, Rektor: Hanya Administrasi
Sebagai informasi, Djokovic telah memenangkan tiga dari 22 gelar utamanya di AS Terbuka. Grand Slam lapangan keras akan diadakan mulai 28 Agustus-September. 10 tahun ini.
Sumber: Reuters
Keyword : AS Terbuka Novak Djokovic