Senin, 17/04/2023 13:25 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia di Maret 2023 capai USD23,50 miliar.
Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Imam Machdi melaporkan, raihan ini naik 9,89% dibanding ekspor Februari 2023. Namun angka ekspor ini menurun 11,33% year-on-year (yoy) dibandingkan Maret 2022.
"Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan ekspor secara month-to-month (mtm) tertinggi pada bulan Maret. Namun pertumbuhan Maret 2023 jauh lebih rendah dari tahun 2022 dan 2021," ujar Imam di Jakarta, Senin (17/4/2023).
Dia menyebutkan bahwa nilai ekspor secara tahunan di Maret 2023 mengalami kontraksi, setelah mengalami perlambatan pada Februari 2023.
Mitos Bulan Safar, Benarkah Bulan Ini Membawa Sial?
Timbangan Amal Auto Penuh, Ini 7 Kebiasaan Kecil yang Berpahala Besar
Studi Ungkap Alasan Wanita Terlihat Lebih Jago Multitasking daripada Pria
Imam menyebutkan bahwa ekspor non migas menyumbang 94,30% dari total ekspor Maret 2023. Ekspor non migas Maret 2023 mencapai USD22,16 miliar, naik 9,71% dibanding Februari 2023.
Namun, angka ini tercatat menurun 11,70% jika dibanding ekspor nonmigas Maret 2022.
"Pertumbuhan ekspor secara mtm, seluruh sektornya mengalami pertumbuhan positif, dimana sektor tambang dan lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 18,43%," ucap Imam.
Hanya saja, jika dilihat pertumbuhan ekspor secara yoy, maka seluruh sektor mengalami kontraksi. "Sektor industri pengolahan mengalami kontraksi terdalam sebesar 13,67%," tandasnya.
Keyword : BPS Ekspor Maret 2023