Jum'at, 14/04/2023 12:48 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Aria Bima membeberkan isi pertemuan kader dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri di Sekolah Partai, di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Salah satunya, arahan bagi para kader untuk Pilpres 2024.
"Ibu menegaskan semua yang menyangkut capres-capresan adalah urusan ketua umum," kata dia.
Kendati begitu, Megawati masih belum menyebutkan siap capres dan cawapres yang nantinya akan diusung partai banteng pada Pemilu 2024 mendatang. Kata Aria Bima, Megawati masih menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkannya.
"Masih belum menyebutkan nama, karena itu semua mengenai capres cawapres, orang dan timing-nya adalah kewenangan penuh ibu ketua umum, Insyaallah secepatnya," jelasnya.
Komisi X DPR Akan Panggil Rektor UI Terkait Dugaan Pelecehan Mahasiswa
Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng Harus Berbasis Mitigasi Terukur
DPR Wajibkan Kampus se-Indonesia Bentuk Satgas Pengaduan Pelecehan
Dalam kesempatan itu, masih kata Aria Bima, Megawati juga membahas soal turunnya elektabilitas PDIP gegara menolak gelaran Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Karena itu, Megawati mengimbau kepada seluruh kader untuk bisa menjelaskan ke masyarakat alasan PDIP menolak Israel dalam perhelatan sepak bola tersebut.
"Yang jelas ada kontraksi akibat penolakan Israel U-20 itu kan banyak yang lembaga survei mengatakan elektabilitas PDIP kan turun," ujarnya.
Selain itu, Aria Bima menjelaskan penolakan PDIP terhadap kehadiran Israel merupakan bagian dari sikap Indonesia menolak penjajahan di dunia.
"Mari kita bicarakan di DPR, posisi Israel seperti apa karena Israel hadir di beberapa event kok hanya sepak bola ditolak," tegas dia.