Selasa, 07/02/2017 21:37 WIB
Jakarta - Fraksi Demokrat (F-Demokrat) di DPR gencar melakukan konsolidasi di parlemen menggalang dukungan untuk hak angket penyadapan. Kendati demikian, fraksi dari partai berlambang mercy itu membantah hak angket penyadapan menjadi peluru untuk menjatuhkan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
"Pelaksanaan hak angket tidak dimaksudkan menjatuhkan presiden. Jangan ada prasangka buruk," ujar Wakil Ketua komisi III yang juga anggota fraksi Demokrat Benny K Harman di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/2/2017).
Sekjen Demokrat Respon RUU Pemilu: Waktu Masih Panjang
Korban Kekerasan Psikis Adukan Kader Demokrat ke KemenPPPA
Legislator Usul TGPF Usut Teror Air Keras Aktivis KontraS
"Hak angket akan melakukan penyelidikan mengenai suatu peristiwa, mengenai pembiaran, itu juga pembiaran terhadap pelanggaran hak konstitusi itu jadi objek penyelidikan hak angket. Nanti setuju apa tidak itu khan proses. Ada tahapan politik yang harus kami lalui," papar Benny.
Sebelumnya, terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku memiliki rekaman percakapan antara ketua MUI KH. Ma`ruf Amin dengan SBY.