Kasus Senjata Api Ilegal Dito Mahendra Tidak Ada Kaitan dengan Kasus Pencucian Uang di KPK

Rabu, 05/04/2023 14:05 WIB

Jakarta, Jurnas.com- Bareskrim Polri menyebutkan jika saat ini sembilan jenis senjata api (senpi) ilegal yang ditemukan di kediaman Dito Mahendra saat penggeledahan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak terkait dengan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang sedang ditangani.

Dalam kasus TPPU tersebut, Dito Mahendra menjadi saksi yang melibatkan mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi.

“Kalau itu berkaitan Tipikor (tindak pidana korupsi) atau TPPU KPK, tentu senjata disita KPK. Berarti senjata itu tidak ada kaitannya dengan penanganan di KPK,” ujar Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro dalam keterangannya dikutip Rabu (5/4/2023).

Oleh karenanya, kasus kepemilikan senjata ilegal tersebut saat ini ditangani oleh pihak Bareskrim Polri. Dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, pemilik senjata tersebut belum diketahui.

Meski senpi tersebut ditemukan di kediaman Dito saat penggeledahan, namun tidak bisa langsung disimpulkan pemiliknya. Sehingga polisi masih mendalami kepemilikan Senpi tersebut.

“Senjata menang didapatkan di sebuah rumah tapi kita belum tau sejauh mana, walaupun rumah itu kita pastikan milik yang dimiliki atau dihuni oleh seseorang,” jelasnya.

TERKINI
Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja? Tiga Gunung Paling Angker di Jawa, Tidak Cocok untuk Anda yang Penakut Alasan 19 April Ditetapkan Sebagai Hari Hansip Nasional, Ini Sejarahnya