Minggu, 12/03/2023 15:26 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta partai politik (parpol) yang tergabung dalam Koalisi Perubahan bisa saling menghormati satu sama lain. Termasuk dengan keputusan bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan dalam memilih wakilnya.
"Semua partai pendukung Mas Anies mesti saling menghormati. Dan tentu saling legawa. Kata kuncinya musyawarah," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, Minggu (12/3).
Di sisi lain, Anggota Komisi II DPR RI Aini menghormati sikap Demokrat yang ngotot ingin Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi pendamping Anies di Pilpres 2024.
"Hak kawan-kawan Demokrat. Dan wajar saja. Karena, pilpres barengan dengan pileg," kata dia.
Komitmen 15 Desember Bukti DPR Serius Bahas RUU Perampasan Aset
DPR Minta Penanganan Kesehatan Korban Bencana NTT Tak Berhenti
Anggota DPR Minta Dokumen Warga Korban Bencana Segera Dipulihkan
Dia yakin Demokrat akan memiliki pandangan yang sama dengan PKS dan NasDem agar menyerahkan penunjukan bakal calon wapres kepada Anies. "Dan keputusan kawan-kawan Demokrat tetap menyerahkan pada Mas Anies," kata dia.
Mardani memastikan PKS akan menjadi penengah terkait polemik ini. Dia tak ingin perjalanan Koalisi Perubahan terganggu oleh pencarian sosok calon wapres.
"PKS ingin menjadi jembatan dan tali pengikat pada Koalisi Perubahan ini," kata dia.
Keyword : Warta DPR Komisi II PKS Mardani Ali Sera Koalisi Perubahan AHY