Jalan Bogor-Sukabumi Putus, KemenPUPR Bangun Jembatan Darurat

Kamis, 02/03/2023 14:25 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun jembatan rangka baja, sebagai penghubung darurat untuk jalan nasional Bogor-Sukabumi di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor yang putus akibat longsor pada Senin (27/2) lalu.

Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan, pembangunan jembatan darurat sudah dimulai sejak Selasa (28/3) kemarin.

"Diupayakan dalam dua minggu selesai dan bisa difungsikan untuk dilalui kendaraan ringan," kata Endra pada Kamis (2/3) dalam siaran pers di Jakarta.

Dikatakan Endra, nantinya selama perbaikan kendaraan besar seperti roda empat dan enam yang mengarah ke Sukabumi atau sebaliknya akan dialihkan via Gate Tol Bocimi (Ciawi).

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta-Jawa Barat Kementerian PUPR Wilan Oktavian mengatakan, saat ini juga sedang dibuat desain rencana perbaikan permanen menjadi jembatan.

Namun, untuk penanganan permanen diperlukan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk pembebasan lahan dan penertiban bangunan di sisi kiri jalan dari arah Bogor.

"Lokasi longsor tersebut awalnya bukan jembatan namun berupa timbunan tinggi, di bawahnya ada crossing drain di kedalaman 20 meter dan tergerus akibat cuaca ekstrim dari akhir tahun lalu," terang Wilan.

Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat telah menyatakan komitmennya akan membantu Kementerian PUPR dalam menangani longsor di ruas Jalan Raya Bogor-Sukabumi, Caringin, Kabupaten Bogor.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bogor, Iwan Setiawan menjelaskan bahwa langkah awal, pihaknya mendukung pembangunan jembatan darurat sambil menunggu perbaikan jalan. Setelah jembatan darurat terbangun, Iwan menyatakan Pemkab Bogor juga akan membantu proses perbaikan jembatan yang rusak.

TERKINI
Hari Lahir Pancasila, Prabowo Dorong Transformasi Ekonomi Nasional 3 Cara Sederhana Berbakti kepada Orang Tua yang Telah Wafat Legislator Golkar: Pancasila Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafal Prabowo Sentil Kelompok `Doyan Korupsi` Saat Pidato Hari Lahir Pancasila