Selasa, 28/02/2023 21:10 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan mengumumkan calon presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) jagoannya di Pemilu 2024 mendatang pada forum musyawarah kerja nasional (Mukernas) pada Maret 2023.
Hal itu sebagaimana diutarakan Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi kepada wartawan, Selasa (28/2).
"Soal Capres dan Cawapres, sepertinya akan kita putuskan melalui Mukernas yang dijadwalkan pada Maret atau April ini. Tapi itu juga sambil kita menunggu aspirasi dari usulan wilayah," kata Awiek, sapaannya.
Anggota Komisi III DPR ini mengaku jika Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tidak mau terburu-buru dalam mengusung Capres dan Cawapres. KIB berkomitmen jika politik harus dilakukan dengan cermat dan teliti.
Anggaran 2026 Terbatas, Komisi V Minta Kemenhub Gandeng Investor Swasta
Legislator PDIP: Majalah Parlementaria Jembatan DPR dengan Publik
Menteri PPPA: Kasus Kekerasan Seksual Tidak Boleh Ada Restorative Justice
“Intinya yang terpenting itu nanti di endingnya, bagaimana kita bisa menangkan kontestasi di Pilpres 2024," tegas Awiek.
Sementara terkait munculnya nama Ganjar Pranowo sebagai Bacapres yang diusulkan oleh sejumlah internal partai di beberapa wilayah, Awiek mengaku jika DPP akan menampung aspirasi tersebut sebelum memutuskan sosok yang diusung di Pilpres.
Selain Ganjar, lanjut dia, ada juga sosok Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang mencuat di internal PPP.
“Tentu itu akan disampaikan dalam forum pengambilan keputusan. Berdasarkan pengalaman yang ada, PPP tidak pernah mengambil keputusan di luar aspirasi struktur di bawah,” tandasnya.
Keyword : Warta DPR PPP Achmad Baidowi capres cawapres Pemilu 2024