Muhadjir Pastikan Revitalisasi Vokasi Sudah Sesuai Rencana

Senin, 13/02/2023 14:30 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy memastikan bahwa upaya revitalisasi pendidikan vokasi di Indonesia sudah berjalan sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

Di antaranya dengan adanya kemitraan dunia industri dengan dunia pendidikan melalui teaching factory. Teaching factory ini, lanjut Muhadjir, sebagai tempat berlatih para siswa agar pengalaman kerja lebih mendekati dunia industri sesungguhnya.

"Sehingga saat dia (siswa) benar-benar masuk dunia kerja tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi," kata Muhadjir saat meresmikan Gedung Teaching Factory Teknik Otomotif Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Purwodadi pada Minggu (12/02/2023) kemarin.

Teaching factory merupakan program yang menjembatani antara sekolah dengan dunia industri atau usaha yang memiliki kesamaan bidang keterampilan. Sehingga program tersebut mendidik siswa SMK agar mampu memproduksi barang ataupun jasa layaknya perusahaan.

Selain itu, pembelajaran dengan teaching factory bertujuan untuk melatih siswa terampil dan kompeten. Sekaligus para siswa juga memiliki sikap mental dan karakter yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Fasilitas-fasilitas yang tersedia di gedung teaching factory seluas 385 m² itu meliputi ruang Service Advisor dan kasir, ruang tunggu atas dan bawah, ruang bahan dan alat, ruang rapat, peralatan Spooring 3D, Balancing, Two Postlift, Scaner, Gas Analizer, servis AC mobil, jamper aki, ganti oli matic, Tire Changer, dan Over Haul.

Muhadjir menambahkan, dirinya juga sangat mendukung SMK Muhammadiyah Purwodadi yang sedang mengembangkan kendaraan bermotor elektrik. Apalagi sudah bekerja sama dengan industri pemasok baterainya untuk standar sepeda motor listrik tersebut. Sekaligus ini meningkatkan kompetensi dan menyesuaikan lulusan sekolah dengan dunia industri.

"Saya kira hal tersebut sebagai wujud kolaborasi antara dunia industri dengan dunia pendidikan. Tinggal nanti bagaimana uji kelayakannya akan kita koordinasikan dengan kementerian dan lembaga terkait, sehingga motor tersebut dapat segera dipasarkan," tutup Muhadjir.

TERKINI
Ide Caption Postingan Hari Kartini yang Diperingati Besok Inilah Dalil Lengkap Puasa Senin Kamis Beserta Niatnya Sosialisasi Keuangan Haji, HNW Apresiasi Penurunan Biaya Haji Haaland Ingin Timnya Tetap Fokus Usai Menang Lawan Arsenal