Sabtu, 04/02/2023 03:04 WIB
Jakarta, Jurnas.com- Tersangka kasus pembunuhan berantai di Bekasi-Cianjur, Wowon Erawan alias Aki Banyu, menyebut dirinya belum ingin mengakhiri aksi kejahatannya jika belum kasus penipuan dan pembunuhan yang dilakukan bersama tersangka lain terungkap.
“Belum ada pak (keinginan tobat), tapi sekarang saya mau tobat pak (setelah tertangkap),” ujar Wowon kepada wartawan, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/2).
Dalam modusnya, Wowon beraksi bersama dengan Solihin alias Duloh, dan Dede Solehudin dalam menipu para tenaga kerja wanita dan kemudian membunuhnya.
Lebih lanjut, Wowon mengaku dirinya beragama dan percaya Tuhan. Meski begitu, ia menyebut kerasukan setan untuk merencanakan pembunuhan dan memerintahkan Duloh sebagai eksekutor.
Menag Sebut Isra Mikraj Momentum Pertobatan Ekologis: Berhenti Merusak Alam
Kisah Nabi Nuh, Seruan Tobat dan Misi Penyelamatan dari Banjir Besar
TKW Yeni Lolos 2 Kali dari Percobaan Pembunuhan Berantai Wowon Cs
“Percaya tuhan. Saya udah kemasukin setan aja pak. Saya nyesel sekarang sampai sekarang mau tobat,” katanya.
Oleh karenanya, ia menyatakan siap menerima hukuman dan bertanggung jawab atas perbuatan yang terlah dilakukannya. Ia juga meminta maaf kepada keluarga korban yang sudah dibunuh dan yang belum dibunuhnya.
“Saya minta maaf ke keluarga sudah menjalankan mengorbankan anak-anaknya. Yang juga belum jadi korban saya minta maaf yang sedalam-dalamnya, udah kekhilafan saya mau diapain juga saya siap,” ucapnya.
Keyword : Wowon Pembunhan Berantai Tobat