Demokrat Nilai Pemeriksaan Sylvi Politis

Senin, 30/01/2017 12:08 WIB

Jakarta - Partai Demokrat menilai pemanggilan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sylviana Murni oleh Bareskrim politis. Sylvi dipeeriksa terkait kasua pembangunan Masjid Al Fauz di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan, partainya merasa heran dengan pemeriksaan Sylvi jelang pemilihan Pilkada DKI. Sebab, pemeriksaan itu akan mempengaruhi performance dalam perhelatan Pilkada DKI Jakarta.

"Kami kaget kok ada permasalahan seperti, seolah-olah ada hal yang harus dicari-cari," kata Agus, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/1).

Kata Agus, kasus yang menyeret Calon Gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berbeda dengan kasus yang menyeret Sylvi.

"Pak Ahok ini kan punya spesial, karena mayoritas masyarakat di seluruh Indonesia menginginkan agar prosesnya diproses secara hukum. Bu Sylvi ini kan dalam artian, bisa menunggu sampai proses Pilkada selesai," tegasnya.

Diketahui, masjid tersebut dibangun saat Sylvi masih menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat. Seremoni peletakan batu pertama tahun 2010 yang diresmikan Gubernur saat itu, Fauzi Bowo. Anggaran pembangunan masjid mencapai Rp27 miliar.

Pemeriksaan ini berbeda pada kasus sebelumnya, Sylviana sempat diperiksa sebagai saksi dugaan dana bantuan sosial Kwartir Daerah Pramuka DKI Jakarta. Statusnya sudah penyidikan, namun belum ada yang menjadi tersangka.

Sebelumnya, Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto mengatakan, pembangunan masjid itu diduga ada kerugian negara akibat ketidaksesuaian spesifikasi saat kontrak.

TERKINI
Meski IHSG Menguat, Lima Saham Ini Terkoreksi Lima Saham Topang Penguatan Bursa Pekan ini Pekan Ini, IHSG Menguat 2,35 Persen Rekomendasi Warna Rumah yang Cocok untuk Daerah Panas