Kamis, 19/01/2023 17:15 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas berkomitmen melakukan transformasi pada layanan keimigrasian. Menurut dia, wajah imigrasi menjadi cerminan representasi Indonesia karena menjadi check-point WNA untuk masuk ke Indonesia.
Hal ini diungkapkan Anas dalam Rapat Evaluasi dan Konsolidasi Nasional Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi Tahun 2023 di Jakarta, pada Kamis (19/01).
"Imigrasi menjadi concern pemerintah karena ini ibaratnya menjadi etalase negara. Presiden Joko Widodo memberi atensi khusus untuk transformasi keimigrasian. Menkumham Pak Yasonna Laoly juga sangat intens mendorong transformasi ini. Kami di Kementerian PANRB bertugas memperkuat tata kelola birokrasinya," ujar Anas.
Anas mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo dan telah ditindaklanjuti Kemenkumham, transformasi tata kelola layanan keimigrasian dilakukan dengan menerapkan digitalisasi yang terintegrasi.
Gedung Putih Pecat Hakim yang Tolak Deportasi Mahasiswa Pro Palestina
50 Negara Ini Wajib Setor Jaminan saat Ajukan Visa AS
Pangkas Permohonan Suaka, Inggris Mulai Berlakukan Sistem Baru
Hal tersebut sebagai upaya untuk menghadirkan birokrasi yang berdampak dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Teknologi ini bisa menjadi instrumennya," imbuh mantan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) tersebut.
MenPAN-RB menuturkan, perlu dicermati beberapa syarat pendukung terbentuknya efektivitas tata kelola layanan keimigrasian. Syarat tersebut diawali dengan penyederhanaan proses bisnis untuk integrasi layanan keimigrasian yang saat ini sudah ada. Lalu diikuti dengan penguatan kapasitas kelembagaan, optimalisasi sumber daya, serta penguatan standar sistem dan keamanan informasi.
"Hari ini saya bertemu dengan jajaran imigrasi dari seluruh Indonesia. Saya optimistis Insya Allah transformasi keimigrasian bisa berjalan optimal," jelas dia.
Keyword : MenPAN-RB Azwar Anas Imigrasi Transformasi Layanan