Senin, 16/01/2023 10:30 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Pakistan pada Minggu (15/1) meluncurkan kampanye anti-polio pertamanya tahun ini, yang menargetkan 44,2 juta anak di bawah usia lima tahun.
Pakistan dan Afghanistan adalah dua negara di dunia di mana polio terus mengancam kesehatan dan kesejahteraan anak-anak. Polio mempengaruhi sistem saraf anak-anak dan akhirnya menyebabkan kelumpuhan.
Perdana Menteri Shahbaz Sharif memulai kampanye nasional dengan memberikan obat tetes polio kepada anak-anak di ibu kota, Islamabad, dengan mengatakan sayangnya Pakistan termasuk di antara sedikit negara yang masih menderita penyakit tersebut.
Tahun lalu, 20 kasus dilaporkan terjadi di daerah kesukuan Waziristan Utara, meskipun penyakit itu dapat diatasi di antara anak-anak lain melalui imunisasi, kata Sharif.
Akibat Perang, Bantuan 1 Juta Anak Afganistan Terancam Disetop
China Desak Pakistan Mediasi AS-Iran demi Selat Hormuz
Tegas, Pakistan Larang AS dan Iran Targetkan Wilayah Saudi
Sekitar 44 juta anak di 156 kabupaten akan diimunisasi. Ini termasuk 22,54 juta anak di Punjab, 10,1 juta di Sindh dan 7,4 juta di provinsi Khyber Pakhtunkhwa.
Sharif mengatakan pemerintahnya bersama pemangku kepentingan lainnya, termasuk miliarder AS Bill Gates dan Organisasi Kesehatan Dunia, secara efektif berkontribusi terhadap pemberantasan polio di Pakistan.
Dia memberikan sertifikat penghargaan saat peluncuran kepada pekerja polio garis depan dan memuji "pengorbanan mereka yang tak ternilai".
Pakistan sering menyaksikan serangan terhadap tim polio dan polisi dikerahkan untuk melindungi mereka. Militan secara keliru mengklaim bahwa kampanye vaksinasi adalah konspirasi Barat untuk mensterilkan anak-anak.
SUMBER: AP
Keyword : PakistanPolioAfghanistan