Selasa, 27/12/2022 16:08 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar optimistis masyarakat Indonesia mampu menghadapi ancaman ekonomi dan resesi global, yang saat ini ada di depan mata.
Ancaman pelambatan ekonomi disampaikan Gubernur BI, Perry Warjiyo, yang menyebut pertumbuhan ekonomi hanya berkisar 4,5 hingga 5,3 persen.
Situasi ini diprediksi berdampak pada perekonomian dalam negeri dan berdampak langsung pada masyarakat kelas menengah ke bawah.
"Saya optimis kita mampu menghadapi ancaman ekonomi global, dan mengajak seluruh masyarakat agar positif dalam memandang ancaman ekonomi global sebagai tantangan untuk terus meningkatkan ekonomi," kata Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin di Jakarta pada Selasa (27/12).
Konsisten Memperjuangkan Pesantren, Fraksi PKB DPR RI Raih KWP Award 2026
Dianugerahi KWP Awards 2026, Lalu Komit Kawal Pendidikan Nasional
TKA di PKBM Jawab Tantangan Fleksibilitas Belajar
Dalam merespons ancaman ekonomi global, lanjut Cak Imin, Indonesia harus mampu mencukupi kebutuhan pangan nasional. Oleh karena itu, Wakil Ketua DPR RI ini mengajak para petani meningkatkan produktivitas komoditi yang diperlukan untuk menjaga kecukupan pangan dalam negeri.
"Diharapkan nanti kita tidak bergantung pada impor," imbuh Cak Imin.
Cak Imin menambahkan bahwa ancaman ekonomi dan resesi global merupakan momentum masyarakat meningkatkan ketakwaan dan kesalehan sosial.
"Saat seperti inilah kita harus memupuk tali persaudaraan, saling berbagi dengan yang kurang mampu," tutup Cak Imin.