Rabu, 21/12/2022 20:42 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemungkinan mencabut pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada akhir tahun 2022, akan menjadi angin segar bagi prospek perekonomian, terutama perekonomian pada tahun 2023.
Pandangan itu, dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, saat ditemui awak media di Jakarta, Rabu (21/12). “Kalau ini sudah bisa diumumkan, maka akan memberikan keyakinan bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas secara normal. Tentu ini akan mendorong perekonomian,” tutur Sri Mulyani.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, menguraikan, bahwa sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah dari dalam negeri. Dengan porsi terbesar adalah konsumsi rumah tangga, yaitu lebih dari 50%.
Sri Mulyani menyebut, perbaikan konsumsi rumah tangga ini akan memperkuat kuda-kuda Indonesia dalam menghadapi gejolak ekonomi global pada tahun 2023. Apalagi, banyak pihak yang khawatir terjadi resesi global pada tahun depan.
Santer Rumor ke Fenerbahce, Rashford Ingin Bertahan di MU
Ruben Amorim Ingin Boyong Mantan Anak Asuh ke AC Milan
Baleg DPR Libatkan Pelaku Usaha Bahas RUU Masyarakat Adat
Sayangnya, Sri Mulyani belum bisa menjelaskan lebih lanjut rencana pencabutan pembatasan ini. Ia hanya bisa menyatakan, keputusan tersebut akan diumumkan Jokowi saat aspek kesehatan sudah kuat.
Plus bila PPKM dicabut, maka masyarakat Indonesia akan bisa melakukan aktivitas secara normal, dan menganggap Covid-19 sama dengan virus biasa pada umumnya. Namun, ia tetap berpesan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan agar tetap sehat dalam menjalani hari-hari.
Keyword : Sri MulyanimencabutPPKMprekonomian