Pemerintah Siapkan Insentif Kendaraan Listrik

Rabu, 21/12/2022 18:05 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah berencana gelontorkan insentif Rp5 triliun bagi masyarakat yang membeli mobil listrik dan motor listrik.

"Sebetulnya insentif ini dilakukan oleh semua negara, karena kunci dari kita adalah energi transisi, dan pengguna energi transisi salah satu terbesar adalah sektor otomotif," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Istana Merdeka, Rabu (21/12/2022).

Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah menargetkan jumlah mobil listrik bisa mencapai 400.000 unit atau minimal 20% dari total populasi mobil pada 2025 mendatang.

Dalam mendukung target 400.000 unit mobil listrik, Airlangga memaparkan pemerintah akan memberikan insentif bagi masyarakat yang beli kendaraan listrik karena jurus ini sudah dilakukan di negara-negara Eropa.

"Di negara Eropa semuanya memberikan insentif dan insentif itu didesain ada capping price kendaraan," jelas Airlangga.

Airlangga menyebut, nantinya kendaraan listrik bukan hanya bisa dibeli oleh orang kaya dan mampu saja, tetapi terdapat skema harga tertentu yang diatur.

"Ini kebijakannya sedang dievaluasi, kemudian juga disubsidi tentu karena kita tahu bahwa mobil listrik jauh lebih mahal daripada mobil biasa dengan harga 30% lebih tinggi," jelasnya.

TERKINI
Jangan Langsung Dibuang, Kulit Buah Naga Ternyata Punya Khasiat Rahasia Berbagai Peristiwa Bersejarah Tanggal 17 Juli dari Masa ke Masa Tumbang di Semifinal, Berapa Nilai Skuad Timnas Inggris? Sejarah Singkat Hari Lahir Saka Bakti Husada 17 Juli dan Maknanya