Selasa, 06/12/2022 17:21 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan ancaman cuaca ekstrem menjelang akhir tahun 2022. Kepala negara meminta jajarannya untuk memaksimalkan peringatan dini dan mitigasi bencana.
“Di penghujung tahun 2022 memasuki tahun 2023 ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan, yang pertama antisipasi rencana cuaca ekstrem yang berkaitan dengan keselamatan lalu lintas,” kata Jokowi saat memimpin rapat kabinet di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (6/12).
Jokowi meminta Badan Meteorologi, Klimatilogi dan Geofisika (BMKG) untuk memaksimalkan peringatan dini. Serta mitigasi bencana di seluruh daerah yang berpotensi rawan bencana.
“Memastikan negara betul-betul hadir, segerakan bantuan kemanusiaan dan juga segerakan rekonstruksi bangunan yang terdampak gempa ataupun bencana lainnya apabila memang keadaan sudah memungkinan untuk segera dimulai,” tegas Jokowi.
Prabowo Dijadwalkan Terima SBY dan Jokowi di Istana Sore Ini
Sambutan Jokowi di Rakernas PSI
Jokowi Tak Hadiri Gelar Perkara Kasus Ijazah Palsu
Sebagaimana diketahui, belakangan ini sejumlah bencana terjadi di Indonesia seperti gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Gempa bumi tersebut menelan ratusan korban jiwa dan ribuan orang harus mengungsi.
Selain itu, Gunung Semeru mulai mengeluarkan erupsi. Akibatnya masyarakat yang berada di sekitar gunung terdampak dan harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Keyword : Presiden Jokowi Joko Widodo Cuaca Ekstrim