Senin, 21/11/2022 16:17 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Bupati Cianjur, Herman Suherman mengungkapkan jumlah korban meninggal akibat gempa berkekuatan 5,6 skala richter mencapai 44 orang.
"Ya saat ini sudah 44 orang," kata Bupati Cianjur Herman Suherman saat dikonfirmasi, Senin (21/11/2022).
Herman menyebut banyaknya korban meninggal dalam becana gempa ini akibat tertimpa bangunan.
"Tertimpa bangunan," katanya.
BWA Renovasi Masjid, Melatih Tahsin, Tahfidz, dan Wirausaha bagi Penyintas Gempa Cianjur
DPR Minta Penyaluran Bantuan Korban Gempa Cianjur Tidak Dipersulit
Yayasan APL Salurkan Donasi untuk Korban Gempa Cianjur
Selain itu, Herman mengatakan korban luka-luka mencapai 700 orang lebih.
"Luka-luka di atas 700 orang," kata Herman.
Herman mengaku belum bisa menyampaikan angka pasti ihwal total bangunan yang terdampak akibat gempa tersebut.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur melaporkan 2 korban tewas akibat gempa mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pukul 13.21 WIB.
"Gempa bumi dengan magnitudo 5,6 dirasakan warga Jakarta dan sekitarnya. Pusat gempa berada di 10 km barat daya Kabupaten Cianjur. Dua warga meninggal dunia," cuit BNPB Indonesia dikutip dari akun Twitter @BNPB_Indonesia, Senin (21/11).
Selain dua korban tewas, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB menyampaikan bahwa gempa berkekuatan magnitudo 5,6 ini juga menyebabkan 4 orang warga lainnya mengalami luka-luka.