Filosofi di Balik Motif Jersey Meksiko di Piala Dunia 2026

Jum'at, 12/06/2026 14:30 WIB

Mexico City, Jurnas.com - Tim nasional Meksiko memberikan kejutan visual bagi para calon lawan di Piala Dunia 2026 melalui jersey kandang terbaru mereka.

Sebagai salah satu negara tuan rumah yang kembali menggelar laga Piala Dunia setelah 40 tahun, Meksiko tampil percaya diri dalam laga pembuka turnamen melawan Afrika Selatan di Mexico City dengan mengenakan seragam yang sarat makna budaya nasional.

Langkah ini diambil sebagai bentuk penegasan identitas dengan kembali ke akar sejarah, baik sebagai tim nasional maupun sebagai sebuah bangsa.

Setelah sempat melakukan eksperimen dengan menggunakan warna-warna yang lebih gelap dalam beberapa tahun terakhir, pihak federasi sepak bola Meksiko bersama Adidas resmi merilis jersey utama yang mengembalikan warna hijau ikonik, sekaligus memberikan penghormatan mendalam terhadap warisan leluhur.

Keunikan utama yang langsung menarik perhatian para pencinta jersei di seluruh dunia adalah hadirnya detail corak halus yang terinspirasi dari pola kebudayaan suku Aztec.

“Kami menginginkan sebuah jersei yang terasa ikonik, yang membuat masyarakat Meksiko bangga akan identitas mereka,” kata Direktur Pemasaran Olahraga Adidas, Rafael Pereira, kepada ESPN sebagaimana dikutip dari talkSPORT pada Jumat (12/6).

Dia menambahkan bahwa setiap proses desain awal jersei ini selalu dimulai dari ide untuk membangun koneksi emosional dengan masyarakat, budaya, dan rasa kebanggaan nasional.

Suku Aztec merupakan peradaban Mesoamerika yang berkembang pesat di wilayah Meksiko Tengah pada periode 1300 hingga 1521, dan menjadi bagian integral yang tidak terpisahkan dari sejarah panjang negara tersebut.

Pola geometris unik pada kain jersei ini secara spesifik terinspirasi oleh `Piedra del Sol` atau Batu Kalender Aztec. Sentuhan historis ini sekaligus menjadi kilas balik atau penghormatan terhadap desain jersei legendaris Meksiko pada Piala Dunia 1998 di Prancis, ketika saat itu berhasil melaju hingga ke babak 16 besar.

Guna melengkapi tampilan klasik tersebut, Adidas menyematkan detail garis berwarna merah, biru, dan putih sebagai simbol penghormatan bagi negara-negara sesama tuan rumah Piala Dunia edisi kali ini. Selain itu, tulisan `Somos Mexico` yang berarti `Kami adalah Meksiko` turut dicetak pada bagian belakang kerah sebagai representasi kuat dari identitas nasional.

Jersei kandang bermotif Aztec ini pertama kali debut di lapangan hijau pada 15 November dalam laga persahabatan melawan Uruguay di Torreon, Coahuila. Meskipun laga perdana tersebut berakhir dengan skor kacamata 0-0, Meksiko tercatat memiliki rekor impresif yang tidak terkalahkan setiap kali mengenakan seragam ini dalam rangkaian pertandingan uji coba internasional.

Skuad El Tri sukses memetik kemenangan telak 4-0 atas Islandia, menahan imbang tim kuat Portugal dan Belgia, serta menyapu bersih kemenangan atas Ghana, Australia, dan Serbia dalam laga pemanasan jelang turnamen.

Di sisi lain, kostum tandang Meksiko tidak mengusung pola Aztec yang sama seperti jersei utama, melainkan menampilkan pola geometris yang lebih samar.

Desain jersey kedua tersebut memadukan kembali warna hijau tua khas Meksiko yang dipadukan dengan sentuhan garis merah minimalis di beberapa bagian sisinya. Setelah resmi membuka turnamen melawan Afrika Selatan di Stadion Azteca, Meksiko dijadwalkan akan melanjutkan perjuangan mereka di Grup A melawan Korea Selatan pada 19 Juni sebelum menghadapi Republik Ceko pada 25 Juni.

TERKINI
Bantah Klaim Donald Trump, Teheran Sebut Kesepakatan Perang Belum Final Anggota DPR: Kenaikan BBM Non-Subsidi Gerus Daya Beli Kelas Menengah Inggris, Australia, dan Kanada Kucurkan Dana Dukung Solusi Dua Negara Kemendikdasmen Minta Pemda Awasi Praktik Titip Siswa di SPMB