Selasa, 01/11/2022 19:21 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Harga beras, tempe dan tahu terpantau merangkak naik pada Oktober 2022. Kenaikan harga tersebut berbanding terbalik dengan harga komoditas pangan lain yang justru mengalami deflasi pada periode tersebut. Demikian laporan Badan Pusat Statistik (BPS).
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan, kenaikan harga tempe dan tahu tersebut disebabkan meroketnya harga kedelai dunia. Harga kedelai terus melambung dari sebelumnya US$ 606 per ton di Januari 2022 menjadi US$ 664 per ton pada September 2022. “Di tengah menurunnya harga beberapa komoditas, tempe dan tahu mengalami kenaikan,” tutur Setianto dalam konferensi pers, Selasa (1/11).
Setianto menjabarkan, harga tempe per Oktober sebesar Rp 12.667 per kg, naik dari bulan sebelumnya Rp 12.421 per kg. Sementara harga tahu juga meningkat dari Rp 11.328 per kg menjadi Rp 11.438 per kg pada Oktober 2022.
Sementara itu, beberapa komoditas pangan yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi pada Oktober 2022, antara lain cabai merah, telur ayam ras, daging ayam ras, cabai rawit, minyak goreng, tomat, bawang merah, cabai hijau.
Arahan Prabowo, Wamenhaj Salurkan Daging Dam Jemaah RI ke Palestina
Kementrans Dorong Peningkatan Kualitas SDM Kawasan Transmigrasi di NTT
Dolar Tembus Rp18.000, Kaum Menengah ke Bawah Siap-Siap Hadapi Ini!