Senin, 24/10/2022 11:05 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Sepanjang Bulan September 2022, Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar tumbuh positif.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, posisi M2 pada September 2022 tumbuh 9,1 persen year on year (YOY) atay sebesar Rp7.962,7 triliun, setelah tumbuh sebesar 9,5% (yoy) pada Agustus 2022.
"Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) sebesar 13,5% (yoy) serta pertumbuhan uang kuasi sebesar 3,8% (yoy)," ujar Erwin di Jakarta, Senin (24/10/2022).
Pertumbuhan M2 pada September 2022 terutama dipengaruhi oleh perkembangan aktiva luar negeri bersih, keuangan Pemerintah, serta penyaluran kredit.
Mahfuz Sidik Prediksi akan Terjadi Perang Dingin antara AS dan China
Ini Risikonya jika Pesawat Terkena Abu Vulkanik saat Terbang
Abu Vulkanik vs Debu Biasa, Kenali Perbedaannya
Aktivitas luar negeri bersih tercatat mengalami kontraksi sebesar 5,3% (yoy), setelah terkontraksi sebesar 4,0% (yoy) pada Agustus 2022.
Sementara itu, tagihan bersih sistem moneter kepada Pemerintah Pusat terkontraksi 32,5% (yoy), setelah bulan sebelumnya terkontraksi sebesar 22,4% (yoy).
"Di sisi lain, penyaluran kredit pada September 2022 tumbuh 10,8% (yoy), setelah bulan sebelumnya tumbuh 10,3% (yoy)," pungkasnya.
Keyword : Bank Indonesia Likuiditas Ekonomi Uang