Nyaris Hengkang, Ini Sosok yang Bikin Xhaka Bertahan

Jum'at, 21/10/2022 19:41 WIB

London, Jurnas.com - Dua tahun lalu, Granit Xhaka sudah membulatkan keputusannya untuk meninggalkan Arsenal, menyusul serangkaian kritik dan permusuhan yang dilontarkan penggemar The Gunners.

Puncaknya terjadi ketika Arsenal menghadapi Crystal Palace di Liga Inggris. Dia dicemooh oleh fans, hingga pemain Swiss itu terpaksa harus menutup kedua telinganya saat berjalan meninggalkan lapangan.

"Tentu saja setelah itu saya punya satu pilihan, yaitu pergi karena itu terlalu berat bagi saya. Orang-orang yang ada di sana mendukung saya selama tiga tahun pertama, hari ini atau besok mereka tidak bersama Anda. Bagaimana saya menanganinya?" kata Xhaka dikutip dari Goal pada Jumat (21/10).

"Saat itu aku begitu kuat. Saya tidak ingin kembali dan merasakan sakit yang sama seperti yang saya alami. Tapi aku sangat kuat," tambah dia.

Lalu, siapa sosok yang mengubah keputusan Xhaka? Dia adalah Mikel Arteta, yang baru saja diangkay sebagai pelatih menggantikan Unai Emery.

"Saya nyaris pergi. Saya hanya perlu mengambil barang-barang saya dan meninggalkan pintu. Mikel adalah orang yang menghentikan saya pergi," ungkap Xhaka.

"Saya memiliki percakapan yang baik dengannya, saya belum pernah bertemu dengannya sebelumnya. Saya mengatakan kepadanya dari pertemuan pertama bahwa `Saya ingin pergi`. Itu bukan melawan dia, tapi cerita yang terjadi di sini, saya tidak bisa bermain lagi dengan jersey itu," sambung dia.

Kini, Xhaka berhasil membalikkan situasi tersebut. Dia menjadi pemain kunci, dan pada pertandingan terakhir Liga Europa melawan PSV, dia mencetak gol indah melalui tendangan voli.

"Saya ingin memberikan sesuatu kembali. Sepak bola tidak selalu tentang naik, Anda harus jatuh kadang-kadang," tutup dia.

TERKINI
Apa Itu Hipertensi? Ini Penyebab dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai Mengapa Hari Hipertensi Sedunia Diperingati Setiap 17 Mei? Ini Sejarahnya Mengenal Sosok Abdul Malik Fadjar, Pencetus Hari Buku Nasional di Indonesia Hari Buku Nasional 17 Mei, Ini Sejarah dan Alasan Diperingati Setiap Tahun