Rabu, 18/01/2017 13:58 WIB
Filipina - Pengamat Hak Asasi Dunia menyayangkan percobaan pemerintah Filipina untuk menghentikan peredaran alat kontrasepsi kondom di sekolah. Tindakan ini menurutnya malah akan meningkatkan sebaran virus HIV menjadi lebih tinggi.
“Pejabat yang mencoba menghentikan akses kondom di sekolah akan sia-sia saja. Itu malah akan meningkatkan kemungkinan untuk tertular HIV di kalangan anak muda,” tulis Human Right Watch (HRW) dalam Asian Correspondent.
Sebelumnya, rencana pendistribusian kondom oleh Departemen Kesehatan di sekolah-sekolah di Filipina ditentang oleh sejumlah pejabat pemerintahan. Alasannya, pembagian kondom dikhawatirkan menjadi promosi seks bebas di kalangan remaja.
Namun badan hak asasi dunia telah menanggapi keberatan para pejabat Filipina atas rencana tersebut, dengan penjelasan bahwa program ini jutsru menjadi bagian dari upaya membendung penyebaran HIV.
Jumlah Korban Gempa di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Filipina Konfirmasi Jumlah Korban Tewas Gempa Berjumlah 45 Orang
Korban Tewas Gempa Filipina Selatan Jadi 37 Orang, Kerugian Capai Miliaran