Kamis, 13/10/2022 02:01 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin selama kunjungan ke Saint Petersburg untuk membahas konflik yang sedang berlangsung di Ukraina dan kebutuhan untuk menjaga dialog Rusia-Ukraina tetap terbuka.
Presiden Putin memberikan penjelasan rinci kepada Sheikh Mohamed tentang situasi di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia di Ukraina selatan dan tentang upaya Rusia untuk menjaga keamanan nuklir, kantor berita negara WAM melaporkan Rabu.
Sheikh Mohamed mengatakan bahwa UEA terus memantau situasi di pabrik.
Presiden Putin menyatakan apresiasi Rusia atas upaya UEA dalam memainkan peran kunci dalam pertukaran tahanan antara Rusia dan Ukraina, dengan mengatakan itu adalah bukti kesiapannya untuk mendukung upaya mediasi.
Selat Hormuz Diblokade Lagi, Menteri UEA Desak Iran Buka Akses Tanpa Syarat
UEA Serukan Pembukaan Selat Hormuz Lewat Kekuatan Militer
Aluminium Bahrain Cek Tingkat Kerusakan Smelter pasca Serangan Iran
Sheikh Mohamed menjelaskan kepada Presiden Rusia tentang posisi pihak Ukraina pada sejumlah masalah.
Presiden UEA juga menekankan perlunya dialog antara Rusia dan Ukraina tetap terbuka, sementara Presiden Putin menekankan bahwa Rusia ingin melanjutkan upaya mediasi UEA.
"Kedua pemimpin juga menggarisbawahi pertumbuhan pesat yang sedang berlangsung yang terlihat di seluruh hubungan UEA-Rusia dan kepuasan mereka dengan pertumbuhan seperti itu," lapor WAM.
Kunjungan Sheikh Mohamed ke Rusia diumumkan Senin.
Kementerian luar negeri UEA mengatakan pada saat itu kunjungan itu bertujuan untuk membantu mencapai solusi politik yang efektif untuk krisis Ukraina, WAM melaporkan.
Sumber: Alarabiya