Conte dan Kane Kutuk Rasisme yang Dialami Richarlison

Jum'at, 30/09/2022 07:10 WIB

London, Jurnas.com - Pelatih Tottenham Hotspurs, Antonio Conte, dan penyerang utamanya, Harry Kane, mengungkapkan kemarahannya atas perlakuan rasisme yang menyerang Richarlison saat sang pemain melakoni tugas di timnas Brasil.

Richarlison menjadi subjek rasisme ketika timnya menang 5-1 melawan Tunisia, usai sebuah pisang dilemparkan ke arahnya saat ia merayakan gol dalam pertandingan persahabatan internasional.

Richarlison menanggapi dengan menyerukan hukuman atas serangan tersebut. Sementara itu Conte dan Kane juga menuntut tindakan.

"Pada 2022, menjadi saksi dari situasi seperti ini memalukan bagi semua orang. Yang pasti, saya berharap orang-orang ini dilarang bermain sepak bola selama sisa hidup mereka," kata Conte.

"Sangat mengecewakan untuk dilihat. Saya belum melihat (Richarlison) dan memiliki kesempatan untuk berbicara tentang rasisme yang dia derita melawan Tunisia. Saya pikir FIFA telah mengatakan mereka akan menyelidiki dan mencari tahu apa yang terjadi, tetapi biasanya, hal semacam itu tidak dapat diterima," imbuh Kane.

Richarlison merupakan pemain Brasil terbaru yang menjadi sasaran pelecehan rasis. Sebelumnya, bintang Real Madrid Vinicius Junior diberitahu agar berhenti berperilaku seperti monyet oleh salah seorang agen sepak bola Spanyol.

Diketahui, setelah melakoni pertandingan internasional, Richarlison akan kembali ke Liga Premier dengan Spurs minggu ini, untuk pertandingan tandang ke Arsenal dalam derby London utara pertama musim ini.

TERKINI
5 Novel Karya Anak Bangsa yang Pas Dibaca di Akhir Pekan Daftar 10 Film Terpopuler di Netflix Bulan Ini Peringatan Referendum Timor Timur 30 Agustus, Ini Sejarah dan Maknanya Komnas HAM Bentuk Tim Penyelidikan Proyustisia Peristiwa Kuda Tuli