Selasa, 27/09/2022 07:15 WIB
JAKARTA, Jurnas.com - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy mengatakan tidak berpikir Vladimir Putin hanya menggertak ketika mengatakan Moskow akan siap menggunakan senjata nuklir untuk membela Rusia.
Pekan lalu, Presiden Rusia mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi bahwa Moskow akan menggunakan semua sarana yang tersedia untuk melindungi Rusia dan rakyatnya jika integritas teritorialnya terancam.
"Dengar, mungkin kemarin itu gertakan. Sekarang, itu bisa menjadi kenyataan," cetus Zelenskyy dalam wawancara dengan media terkemuka Amerika Serikat (AS), CBS News, yang dipublikasikan Minggu (25/9) waktu setempat. "Saya tidak berpikir dia menggertak," tambah Zelenskyy.
Presiden Ukraina mengatakan serangan Rusia pada atau di dekat dua pembangkit nuklir Ukraina dapat dianggap sebagai penggunaan senjata nuklir atau pemerasan nuklir kontemporer.
Uji Coba Rudal Jelajah, Kim Jong Un Saksikan dari Kapal Perusak
Bantu Tangkal Drone Iran, Ukraina Minta Imbalan Solar
Intelijen AS Bantah Klaim Trump Soal Iran Bikin Senjata Nuklir
Kyiv menuduh Moskow berulang kali menembaki pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia yang diduduki Rusia selama perang di Ukraina, dan baru-baru ini melakukan serangan rudal di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Pivdennoukrainska.
Moskow membantah menembaki pabrik Zaporizhzhia. Sebaliknya, Beruang Merah, julukan Rusia, menuduh Kyivlah yang bertanggung jawab.
Sumber: Reuters