Bantuan Tunai Dinilai Tak Mendidik, Ini Solusi Ahok

Sabtu, 14/01/2017 12:57 WIB

Jakarta - Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menilai Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga DKI Jakarta sangat tidak mendidik masyarakat untuk berkembang.

Kata Ahok, pihaknya telah menyediakan enam program guna meningkatkan kesejahteraan warga ibukota Jakarta.

"Ada enam program yang kami laksanakan untuk meningkatkan kesejahteraan warga, terutama warga miskin dan kurang mampu di Jakarta," kata Ahok, saat acara debat di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1) malam.

Ahok menjelaskan, enam program tersebut adalah pemberian jaminan kesehatan melalui BPJS, jaminan pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan jaminan perumahan melalui pembangunan rumah susun (rusun).

Kemudian, sambung dia, pemberian jaminan transportasi melalui Bus Transjakarta, pemberian subsidi untuk sembako termasuk beras, daging sapi dan daging ayam, serta penawaran pinjaman modal usaha dengan pola bagi hasil, yakni 80 persen untuk warga dan 20 persen untuk Pemprov DKI yang disimpan melalui koperasi.

"Itu program kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami tidak mau memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) karena tidak mendidik warga Jakarta," tegas Ahok.

Diketahui, Cagub DKI Jakarta Agus Yudhoyono berjanji akan memberikan bantuan tunai kepada warga yang dinilai tidak mampu senilai Rp4 juta dan bantuan kepada setiap RW senilai Rp1 miliar.

TERKINI
Meski IHSG Menguat, Lima Saham Ini Terkoreksi Lima Saham Topang Penguatan Bursa Pekan ini Pekan Ini, IHSG Menguat 2,35 Persen Rekomendasi Warna Rumah yang Cocok untuk Daerah Panas