Rabu, 21/09/2022 21:57 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul menyebut Dewan Kolonel untuk Puan Maharani di DPR hanyalah lelucon.
Ketua Komisi III DPR ini menegaskan, kolonel merupakan pangkat di militer.
"Namanya kolonel itu pangkat di dalam kemiliteran, ya toh. Dewan Kolonel yang ada di Senayan itu kan pasti gojegan. Ya gojegan itu bahan tawaan, bahan canda-candaan. Guyonan," kata dia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/9).
Ketua Komisi III DPR ini menjelaskan, logikanya itu kolonel merupakan pangkat di militer, sementara DPR RI itu lembaga politik dan tidak ada kepangkatan di dunia politik. Jadi, kalau mengatasnamakan Dewan Kolonel maka itu hanya bercandaan saja.
Komisi X DPR Akan Panggil Rektor UI Terkait Dugaan Pelecehan Mahasiswa
Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng Harus Berbasis Mitigasi Terukur
DPR Wajibkan Kampus se-Indonesia Bentuk Satgas Pengaduan Pelecehan
"Itu kan hanya candaan, gini logikanya, kalau Dewan Kolonel itu di kemiliteran, ya toh? Ini orbitnya, orbit politik, orbit politik mana ada pangkat cah bagus. Ya toh, kepangkatannya ya ketua komisi. Kepala aja gaada, jadi di poltik itu, di Senayan ini, itu lebih banyak sering rembukan, kalau gaada rapat kan pada kongkow, gitu loh," jelas Bambang.
Soal Dewan Kolonel yang bertugas mendongkrak elektabilitas Puan, Bambang menimpali bahwa Dewan Sersan pun ada.
"Ada juga Dewan Sersan," tandasnya.