Selasa, 13/09/2022 19:54 WIB
Jakarta, Jurnas.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar, belum bisa memastikan soal kemungkinan PDIP ikut bergabung dengan koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang telah dibangun bersama Gerindra.
“Tidak tahu. Tapi yang jelas saya sama pak Prabowo bersepakat, kita membuka diri untuk berkomunikasi dan mengajak partai lain,” kata Muhaimin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/9).
Wakil Ketua DPR RI ini juga memastikan Calon Presiden (capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan di usung di Pemilu 2024 mendatang, adalah kader dari PKB dan Gerindra.
“Ya kalau saya gak di situ, ya gak usah koalisi, ngapain,” tegasnya.
Legislator Gerindra: KEK dan Kawasan Industri Harus Jadi Motor Investasi
RUU Sisdiknas Masuk Tahap Harmonisasi, DPR Tetap Terima Masukan Publik
Legislator Golkar: Siapa Pun yang Terlibat Korupsi Batu Bara Harus Dihukum
Pria yang biasa disapa Gus Muhaimin ini juga masih kekeuh dirinya ingin menjadi capres dan bukan cawapres.
“Ya RI-1 harga mati lah,” tegasnya.
Mengenai rencana pertemuan dengan ketua DPP PDIP Puan Maharani, menurutnya, hal tersebut masih dipertimbangkan.
“Mbak Puan yang minta ketemu saya. Nah nunggu dia cocok cocokan waktu. Saya bisa kapan, dia bisa kapan,” demikian kata Gus Muhaimin.