Minggu, 21/08/2022 17:17 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengonfirmasi temuan virus monkeypox pertama di Indonesia, terdapat di DKI Jakarta. Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta jajarannya mengawasi temuan kasus perdana cacar monyet atau monkeypox tersebut.
"Kita sedang lakukan monitoring (kasus cacar monyet)," ujar Anies kepada wartawan usai menghadiri acara DPW PKS DKI di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (21/8/2022).
Anies menyebut pihaknya terus memantau perkembangan virus cacar monyet tersebut. Namun, dia meminta agar untuk lebih detail bertanya ke Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta. "Cek sama bu kadis saya," ucapnya.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan temuan kasus cacar monyet atau monkeypox pertama di Indonesia. Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril mengatakan, ada satu warga positif terdeteksi positif cacar monyet.
Iran Kutuk Serangan AS yang Hampir Kenai RS Kanker Anak
India Larang Warganya Bekerja di Kapal yang Melalui Selat Hormuz
Benny Harman Ingin RUU Masyarakat Adat Akhiri Pendekatan Keamanan
"Pasien pertama yang terkonfirmasi cacar monyet berasal dari DKI Jakarta. Dia laki-laki berusia 27 tahun. Penularan berkontak langsung yang bepergian kemarin," kata Syahril, Sabtu (20/8/2022).
Saat ini, sambung Syahril, pasien saat ini dalam perawatan isolasi mandiri, tidak dirawat di rumah sakit. "Pasien bergejala ringan, sehingga dia tidak diisolasi di rumah sakit. Pasien saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah," katanya