Kamis, 11/08/2022 21:27 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Beredar kabar jika terjadi operasi tangkap tangan (OTT) di sekitar lingkungan DPR RI pada, Kamis (11/8) sore. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar pun berkomentar terkait kabar tersebut.
Menurut dia, lokasi peristiwa tersebut berada di luar Kompleks DPR RI. Tapi dia masih enggan mengelaborasi lebih jauh apakah persitiwa itu berkaitan dengan kabar adanya OTT pada hari ini.
"Yak enggak tahu (itu OTT atau bukan), saya nggak berani bilang. Yang pasti ada persitiwa begitu tadi sekitar jam 4-an (sore)," kata Indra saat dikonfirmasi.
Indra jelaskan, dirinya mendapat kabar bahwa sekitar pukul 16.00 WIB, ada dua mobil yang dipepet, salah satunya mobil toyota Kijang Innova bernomor polisi G.
Fraksi NasDem Bangun Gerakan Literasi di Lapas Lewat Donasi Ribuan Buku
Anggota DPR: Korupsi Izin Tinggal Orang Asing Ancam Kedaulatan Negara
Komisi III DPR Serap Aspirasi Aktivis untuk Sempurnakan RUU Polri
“Mobil itu dipepet ke dekat pagar lapangan tembak, terus didorong terus sampe ke arah pintu gerbang belakang DPR," kata Indra.
Usai dipepet, Indra mendapat kabar bahwa ada dua orang yang dipindahkan ke dalam mobil yang memepet tersebut. Dari informasi yang didapat juga, orang yang dipindahkan itu mengenakan baju bertuliskan `Pemalang`.
Dia mengatakan, pihak keamanan DPR RI juga telah mencoba untuk mengetahui peristiwa yang dimaksud, sayangnya pihak keamanan dilarang mendekat dari pihak-pihak tersebut.
"Keamanan kita sih tadi sempat mendekat ke lokasi untuk tahu itu ada apa, cuma dilarang mendekat," pungkasnya.