AS Setujui Potensi Penjualan Senjata Senilai 1,5 Miliar Dolar AS

Sabtu, 16/07/2022 07:04 WIB

JAKARTA, Jurnas.com -  Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyetujui potensi penjualan sistem roket HIMARS ke Estonia, rudal ke Norwegia, dan torpedo ke Korea Selatan dalam kesepakatan terpisah yang diperkiran bernilai lebih dari US$1,5 miliar.

Penjualan itu terjadi ketika negara-negara Eropa meningkatkan pembelian senjata setelah Rusia menginvasi Ukraina, meningkatkan kekhawatiran keamanan di seluruh wilayah.

HIMARS atau Sistem Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi yang disumbangkan oleh AS dan sekutunya digunakan oleh Ukraina dalam pertarungannya dengan Rusia.

"Paket yang disetujui untuk Estonia akan mencakup hingga enam peluncur HIMARS M142, amunisi, peralatan pendukung, suku cadang, dan dukungan teknis," kata Pentagon.

Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan Pentagon memberi tahu Kongres tentang kemungkinan penjualan ke Estonia bersama dengan dua penjualan militer asing lainnya pada Jumat (15/7).

Persetujuan terpisah Departemen Luar Negeri atas potensi penjualan rudal udara-ke-udara jarak menengah dan peralatan terkait untuk Norwegia dalam kesepakatan senilai hingga US$950 juta, dan Torpedo Ringan MK 54 ke Korea Selatan dengan perkiraan nilai US$130 juta juga dipublikasikan pada Jumat.

Meskipun disetujui oleh Departemen Luar Negeri, pemberitahuan tersebut tidak menunjukkan bahwa kontrak telah ditandatangani atau bahwa negosiasi telah selesai.

Pentagon mengatakan Lockheed Martin Corp adalah kontraktor utama untuk sistem HIMARS dan Raytheon Technologies adalah kontraktor utama hingga 205 rudal AIM-120 C-8 atau D Advanced Medium-Range Air-to-Air.

Sumber: Reuters

TERKINI
Jessica Alba Jadi Komando Pasukan Khusus di Trigger Warning Tinggalkan Dunia Modeling, Bella Hadid Ungkap tak Perlu Pasang Wajah Palsu Pangeran William Beri Kabar Terbaru tentang Kesehatan Kate Middleton Hati-hati, Meski Marah Cuma 8 Menit Bisa Berisiko Kena Serangan Jantung