Militer Australia Minta Maaf kepada TNI

Kamis, 05/01/2017 14:23 WIB

Jakarta - Militer Australia melalui Kepala Angkatan Udara Australia Marsekal Mark Binskin melayangkan surat permintaan maaf kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Jenderal Gatot mengatakan, surat permohonan maaf itu terkait dugaan penghinaan terhadap TNI dan Pancasila sebagai lambang negara saat pendidikan militer di Australia.

"Akhirnya beliau mengirim surat kepada saya, permohonan maaf," kata Gatot, kepada wartawan, Jakarta Selatan, Kamis (5/1).

Kata Gatot, disamping permintaan maaf, militer Australia juga telah melakukan investigasi soal dugaan adanya kurikulum yang menghina TNI dan Pancasila. Disebutkan, Kepala Staf Angkatan Australia akan mendatangi Indonesia untuk koordinasi.

"Terima kasih atas permintaan maaf dan kita hentikan dulu program tersebut, dan akan dilanjutkan pembicaraan setelah hasil investigasi," terang Gatot.

Sebelumnya, Gatot mengaku telah menghentikan sementara kerja sama militer antara Indonesia dan Australia untuk sementara. Hal itu menyusul adanya insiden penghinaan terhadap Pancasila sebagai lambang negara Indonesia.

TERKINI
Alasan Salat Tahiyyatul Masjid Sangat Ditekankan Ini Zodiak yang Dikenal Paling Jago Menggoda, Siapakah Dia? Bukan Hadiah Mewah, 5 Gestur Sederhana Ini Jadi Kunci Hubungan Langgeng Berbagai Amalan Sunah yang Dianjurkan Sebelum Shalat Jumat