Arab Saudi Deteksi Kasus Pertama Cacar Monyet

Jum'at, 15/07/2022 09:22 WIB

JAKARTA, Jurnas.com - Arab Saudi mendeteksi kasus cacar monyet (monkeypox) pertamanya di ibu kota Riyadh dari seseorang yang datang dari luar negeri, kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA) melaporkan pada Kamis (14/7), mengutip pernyataan kementerian kesehatan.

Individu yang terinfeksi saat ini sedang dalam pengawasan medis dan menerima perawatan sesuai dengan prosedur perawatan kesehatan yang disetujui.

Mereka yang melakukan kontak dengan orang tersebut dites dan semua tes dilaporkan negatif. Selain itu, tidak ada kontak dekat yang menunjukkan gejala, SPA melaporkan mengutip kementerian.

Pihak berwenang juga mengatakan, pihaknya siap menangani perkembangan lebih lanjut dan mendesak masyarakat untuk mengikuti instruksi kesehatan, terutama selama perjalanan.

Untuk pertanyaan mengenai penyakit ini, warga Saudi dapat menghubungi otoritas kesehatan masyarakat, Weqaya.

Cacar monyet, endemik di beberapa bagian Afrika, adalah penyakit virus yang menyebabkan gejala seperti flu dan lesi kulit.

Sepupu dari virus cacar sebagian besar telah terbatas pada negara-negara berkembang selama bertahun-tahun, tetapi telah menyebar ke seluruh Eropa dan Amerika Serikat (AS) dalam beberapa bulan terakhir.

Penyakit ini sering berlangsung selama dua minggu sampai satu bulan dan bisa mematikan.

TERKINI
Sony Sonjaya Bakal Bongkar Dugaan Keterlibatan Tokoh Besar Dikasus MBG Wamenhaj Minta Layanan Kesehatan Jemaah RI Gelombang Kedua Ditingkatkan Konsumsi Sayuran Ini untuk Bantu Proses Pencernaan 7 hobi yang Disebut Bisa Memperpanjang Umur, Benarkah?